Dakwah media islam - Kalimat diatas memang bukan dari sumber hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam, tapi bersumber dari ungkapan orang tua sebagai peringatan kepada anak dan cucunya, agar senantiasa mendengarkan adzan.
Sedangkan hadits Rasulullah berbunyi: "Apabila kalian mendengar adzan maka ucapkanlah seperti yang sedang diucapkan muadzin." (HR.Al-Bukhari no 611 dan muslim no. 846)
Maka ketika muadzin sampai pada kalimat hayya 'alashsola dan hayya 'alalfalaah, agar menjawab dengan kalimat Laa haula wa laa quwwata illa billahil 'aliyil 'adziim
Ini Nasehat Kubur:
Aku adalah
tempat yang paling gelap diantara yang gelap, maka terangilah aku dengan tahajjud
Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku denganber-silaturahim
Aku adalah tempat yang paling sepi, makaramaikanlah aku dengan perbanyak baca Al-qur'an.
Aku adalah tempat binatang-binatang yang menjijikkan, maka racunilah ia dengan amal sedekah
Aku yang menjepitmu hingga hancur bilamana tidak shalat, maka bebaskanlah sempitmu itu dengan shalat.
Aku adalah tempat untuk merendam-mu dengan cairan yang sangat sakit, maka bebaskan rendaman itu dengan puasa.
Aku adalah tempat munkar dan nakir bertanya, maka persiapkanlah jawabanmu dengan perbanyak mengucapkan kalimah "Lailahailallah".
Saat kamu membawa Al-Qur'an, setan biasa-biasa saja.
Saat kamu membukanya, setan mulai curiga.
Saat kamu membacanya, ia gelisah
Saat kamu memahaminya, ia kejang=kejang
Saat kamu mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, ia stroke.
terus dan terus membaca dan mengamalkannnya, agar setan stroke total, jantung dan hancur.
Ketika Anda ingin membagikan nasehat ini pada yang lain, setan pun akan berusaha mencegahnya. Lawanlah bisikan setan. Bismillah, bagikan sekarang juga!
menjadi agama indah
Senin, 28 November 2016
Gara � Gara Kebanyakan Selfie, Gadis Cantik Ini Sakit Jiwa � Berhentilah Selfie Sekarang Juga | Dakwah Media Islam
Dakwah media islam - Saat ini, sudah lumrah sekali apabila banyak orang yang mengambil foto dirinya sendiri, atau selfie setiap beberapa jam hingga beberapa menit sekali. Terlebih bagi remaja, selfie adalah hal wajib bagi mereka.
Tujuannya memang baik, yaitu untuk mengabadikan momen-momen terbaik mereka. Terlebih, smartphone jaman sekarang memang sudah dilengkapi dengan kamera yang canggih sehingga akan sangat mudah bagi manusia untuk melakukan selfie setiap saat.Namun dari kebiasaan selfie ini, sebenarnya ada hal yang perlu dikhawatirkan, yaitu mengenai kesehatan kejiwaan atau mental mereka yang ketagihan selfie.
Berdasarkan disclose.tv psikiater dan pekerja kesehatan mental lainnya menghubungkan kebiasaan ini dengan penyakit mental narsisme dan obsesi seseorang akan penampilan mereka.
celfi
Dalam laman yang sama, psikiater Dr David Veal mengatakan bahwa dua dari tiga pasien datang padanya dengan keluhan Body Dysmorphic Disorder yang membuat merek bersikeras melakukan selfie berkali-kali sejak munculnya tren ini di sosial media.
Ia mengatakan bahwa ia melihat kelakuan ini pada teman-temannya yang berkali-kali melakukan selfie untuk mendapat angle yang pas dan sangat aware dengan detail kulit mereka, garis alis, mata, pipi, gigi, rambut dan lain sebagainya agar terlihat bagus.
Meski memang tren dan kebiasaan ini tidak bahaya, namun secara bertahap dan dalam jangka waktu lama bisa membangun kesadaran diri dan kepercayaan diri berlebihan yang palsu. Bukannya menerima apa adanya tubuh Anda, Anda malah membuat gambaran �palsu� diri Anda untuk memuaskan diri sendiri. Bahkan ada orang yang menjadi tidak produktif karena menghabiskan waktu untuk mendapat foto terbaik saat selfie dan kehilangan banyak hal.
Jadi, sebelum kebablasan kecanduan selfie dan malah menuntun Anda pada penyakit mental, sebaiknya mulai cintai diri lebih dulu dan pasanglah foto apa adanya diri Anda.
Tujuannya memang baik, yaitu untuk mengabadikan momen-momen terbaik mereka. Terlebih, smartphone jaman sekarang memang sudah dilengkapi dengan kamera yang canggih sehingga akan sangat mudah bagi manusia untuk melakukan selfie setiap saat.Namun dari kebiasaan selfie ini, sebenarnya ada hal yang perlu dikhawatirkan, yaitu mengenai kesehatan kejiwaan atau mental mereka yang ketagihan selfie.
Berdasarkan disclose.tv psikiater dan pekerja kesehatan mental lainnya menghubungkan kebiasaan ini dengan penyakit mental narsisme dan obsesi seseorang akan penampilan mereka.
celfi
Dalam laman yang sama, psikiater Dr David Veal mengatakan bahwa dua dari tiga pasien datang padanya dengan keluhan Body Dysmorphic Disorder yang membuat merek bersikeras melakukan selfie berkali-kali sejak munculnya tren ini di sosial media.
Ia mengatakan bahwa ia melihat kelakuan ini pada teman-temannya yang berkali-kali melakukan selfie untuk mendapat angle yang pas dan sangat aware dengan detail kulit mereka, garis alis, mata, pipi, gigi, rambut dan lain sebagainya agar terlihat bagus.
Meski memang tren dan kebiasaan ini tidak bahaya, namun secara bertahap dan dalam jangka waktu lama bisa membangun kesadaran diri dan kepercayaan diri berlebihan yang palsu. Bukannya menerima apa adanya tubuh Anda, Anda malah membuat gambaran �palsu� diri Anda untuk memuaskan diri sendiri. Bahkan ada orang yang menjadi tidak produktif karena menghabiskan waktu untuk mendapat foto terbaik saat selfie dan kehilangan banyak hal.
Jadi, sebelum kebablasan kecanduan selfie dan malah menuntun Anda pada penyakit mental, sebaiknya mulai cintai diri lebih dulu dan pasanglah foto apa adanya diri Anda.
Lebih Baik Jomblo Tau-Tau Nikah, Daripada Pacaran Tapi Gak Nikah-Nikah, Yang Setuju Silakan Share | Dakwah Media Islam
Dakwah media islam - Jomblo itu mungkin tidak enak tapi tidak enaknya cuma kadang-kadang saja, tidak enaknya ketika diledikin sama temen-teman dan pas malam minggu tiba karena semua yang punya pasangan pasti pada keluar buat kencan, selebihnya semuanya nyama-nyaman aja menjadi jomblo.
nikah-mudah
Jomblo itu tidak enak tapi tidak enaknya cuma kadang-kadang, tidak enaknya pas lagi diledikin sama temen-teman dan ketika malam minggu karena semua yang punya pasangan pada keluar buat kencan, selebihnya semuanya nyama-nyaman aja menjadi jomblo.
Kalaupun boleh diberi pilihan, kamu pasti memilih untuk lama menjomblo tidak terdengar pacaran tapi langsung nikah. Daripada pacaran tapi tak juga nikah-nikah.
Dengar Kabar Temenmu Yang Jomblo Mau Nikah Kamu Pasti Kagetkan? Tapi Denger Kabar Temanmu Yang Gak Jomblo Mau Nikah Pasti Biasa-Biasa
Kamu pasti tidak akan kaget kalau dengar kabar temenmu yang tidak jomblo nyebar undangan. Tapi kamu pasti akan kaget begitu dengar kabar atau dapat undangat dari temenmu yang gak jomblo mau nikah?
Buat Kamu Yang Udah Punya Pasangan Jangan Sibuk Nanyain Kapan Punya Pasangan Sama Si Jomblo
Kamu gak tau kalau nantinya kamu bakalan didului sama si jomblo untuk nikah duluan. Karenanya jangan ikut-ikutan kepoin si jomblo kapan mau punya gebetan atau menyebut mereka tidak laku. Entar giliran dia �laku� nemu pasangan dia akan duluan ke pelaminan.
Dan Jangan Terlalu Bangga Pamer-Pamer Bahagianya Punya Pasangan di Hadapan Mereka Yang Jomblo Karena Memang Bikin Iri
Saat kamu pamer punya pasangan itu enak, jomblo itu memang merasa iri tapi kadang-kadang tidak selalu. Mereka tidak akan iri sama kamu ketika kamu ribet harus bertengkar dulu sama pacarmu hanya karen ingin main atau kumpul sama teman-temanmu.
Bukankah Antara Jomblo Sama Yang Sudah Punya Pasangan Itu Memiliki Kesamaan?
Ada kesamaan antara kamu yang sudah punya pasangan sama mereka yang masih jomblo. Kesamaannya sama-sama masih belum menikah, dia yang saat ini sama kamu juga belum tentu bakalan jadi jodohmu, bisa saja pacarmu yang sekarang jodohnya temenmu yang sekarang sedang jomblo ?? .
Bukankah Lebih Baik Jomblo Tau-Tau Nikah Daripada Pacaran Gak Nikah-Nikah
Bukankah lebih baik sendiri aja dulu kalau memang tidak mau cepat-cepat menikah? daripada membuang-buang waktu pacaran kesana kemari, iya kalau ujung-ujungnya jadi jodoh kalau pada akhirnya putus? ngenes juga akhirnya, malah bakalan lebih ngenes dari yang sekarang ini dirasakan oleh para jomblo.
nikah-mudah
Jomblo itu tidak enak tapi tidak enaknya cuma kadang-kadang, tidak enaknya pas lagi diledikin sama temen-teman dan ketika malam minggu karena semua yang punya pasangan pada keluar buat kencan, selebihnya semuanya nyama-nyaman aja menjadi jomblo.
Kalaupun boleh diberi pilihan, kamu pasti memilih untuk lama menjomblo tidak terdengar pacaran tapi langsung nikah. Daripada pacaran tapi tak juga nikah-nikah.
Dengar Kabar Temenmu Yang Jomblo Mau Nikah Kamu Pasti Kagetkan? Tapi Denger Kabar Temanmu Yang Gak Jomblo Mau Nikah Pasti Biasa-Biasa
Kamu pasti tidak akan kaget kalau dengar kabar temenmu yang tidak jomblo nyebar undangan. Tapi kamu pasti akan kaget begitu dengar kabar atau dapat undangat dari temenmu yang gak jomblo mau nikah?
Buat Kamu Yang Udah Punya Pasangan Jangan Sibuk Nanyain Kapan Punya Pasangan Sama Si Jomblo
Kamu gak tau kalau nantinya kamu bakalan didului sama si jomblo untuk nikah duluan. Karenanya jangan ikut-ikutan kepoin si jomblo kapan mau punya gebetan atau menyebut mereka tidak laku. Entar giliran dia �laku� nemu pasangan dia akan duluan ke pelaminan.
Dan Jangan Terlalu Bangga Pamer-Pamer Bahagianya Punya Pasangan di Hadapan Mereka Yang Jomblo Karena Memang Bikin Iri
Saat kamu pamer punya pasangan itu enak, jomblo itu memang merasa iri tapi kadang-kadang tidak selalu. Mereka tidak akan iri sama kamu ketika kamu ribet harus bertengkar dulu sama pacarmu hanya karen ingin main atau kumpul sama teman-temanmu.
Bukankah Antara Jomblo Sama Yang Sudah Punya Pasangan Itu Memiliki Kesamaan?
Ada kesamaan antara kamu yang sudah punya pasangan sama mereka yang masih jomblo. Kesamaannya sama-sama masih belum menikah, dia yang saat ini sama kamu juga belum tentu bakalan jadi jodohmu, bisa saja pacarmu yang sekarang jodohnya temenmu yang sekarang sedang jomblo ?? .
Bukankah Lebih Baik Jomblo Tau-Tau Nikah Daripada Pacaran Gak Nikah-Nikah
Bukankah lebih baik sendiri aja dulu kalau memang tidak mau cepat-cepat menikah? daripada membuang-buang waktu pacaran kesana kemari, iya kalau ujung-ujungnya jadi jodoh kalau pada akhirnya putus? ngenes juga akhirnya, malah bakalan lebih ngenes dari yang sekarang ini dirasakan oleh para jomblo.
Ustadz, Mengapa dalam Islam Merokok Itu Haram? Ini Jawabanya Mengejutkan | Dakwah Media Islam
Dakwah Media islam - Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
USTADZ, selama ini banyak sekali pendapat soal merokok dalam Islam. Dengan ini saya ingin menanyakan mengapakah merokok itu haram? Atas jawaban Ustadz, saya ucapkan terima kasih.
AM
Wassalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kami kutip dari islamqa.ca.
Pertama, mungkin Anda tahu bahwa semua bangsa di dunia sekarang sudah mulai melawan merokok, karena mereka tahu bahwa merokok sangat berbahaya. Islam melarang segala sesuatu yang berbahaya, dan itu sudah disebutkan oleh Nabi SAW�perihal larangan yang membahayakan tersebut.
Tidak diragukan lagi ada makanan dan minuman yang bermanfaat dan baik, dan lain-lain yang berbahaya dan buruk. Allah berfirman:
�(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur�an), mereka itulah orang-orang yang beruntung,� (Al-A�raaf 7: 157).
Apakah merokok salah satu hal yang baik dan halal (al-tayyibaat) atau salah satu dari hal-hal yang jahat dan melanggar hukum?
Kedua: itu diriwayatkan bahwa Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) mengatakan: �Allah melarang kamu berghibah, terlalu banyak bertanya dan membuang-buang uang.� Dan Allah melarang pemborosan boros secara jelas:
�Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) mesjid[534], Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan[535]. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan,� (al-A�raaf 7:31).
�Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian,� (al-Furqaan 25:67).
Seluruh dunia kini tahu bahwa uang yang dihabiskan untuk merokok dianggap sebagai uang yang terbuang, tidak ada manfaat yang diperoleh; dan dihabiskan untuk sesuatu yang berbahaya. Jika uang yang dihabiskan untuk merokok di seluruh dunia itu dikumpulkan, maka bisa menyelamatkan seluruh populasi yang telah meninggal karena kelaparan. Apakah ada orang yang lebih bodoh bahwa orang yang memegang uang dolar untuk itu? Apa perbedaan antara dia dan orang yang merokok? Memang, perokok lebih bodoh, karena kebodohan orang yang membakar uang berakhir di sana, sementara orang yang merokok membakar uang dan juga merugikan tubuhnya.
Ketiga: berapa banyak bencana telah disebabkan oleh merokok, karena puntung rokok yang dibuang dan menyebabkan kebakaran. Bencana lainnya terjadi juga, seperti ketika sebuah rumah terbakar dengan penghuni di dalamnya, saat seorang pria menyalakan rokoknya ketika ada kebocoran gas.
Keempat: berapa banyak orang yang tersinggung oleh bau perokok. Bahkan ketika shalat berjamaah di masjid, kita bisa mencium bau rokok dari seorang perokok yang sama-sama shalat di samping kita. Sungguh menakjubkan betapa banyak wanita bisa tahan terhadap bau mulut suami mereka yang perokok. Bahkan Nabi sudah melarang orang-orang yang habis makan bawang putih mendatangi masjid sebelum membersihkan mulutnya. Ini dikarenakan mereka akan menyinggung perasaan sesama jamaah dengan bau mulut mereka. Bau bawang dan bawang putih lebih mudah diterima daripada bau perokok dan mulutnya.
Ini adalah beberapa alasan mengapa merokok hukumnya haram. Allahu alam
USTADZ, selama ini banyak sekali pendapat soal merokok dalam Islam. Dengan ini saya ingin menanyakan mengapakah merokok itu haram? Atas jawaban Ustadz, saya ucapkan terima kasih.
AM
Wassalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kami kutip dari islamqa.ca.
Pertama, mungkin Anda tahu bahwa semua bangsa di dunia sekarang sudah mulai melawan merokok, karena mereka tahu bahwa merokok sangat berbahaya. Islam melarang segala sesuatu yang berbahaya, dan itu sudah disebutkan oleh Nabi SAW�perihal larangan yang membahayakan tersebut.
Tidak diragukan lagi ada makanan dan minuman yang bermanfaat dan baik, dan lain-lain yang berbahaya dan buruk. Allah berfirman:
�(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur�an), mereka itulah orang-orang yang beruntung,� (Al-A�raaf 7: 157).
Apakah merokok salah satu hal yang baik dan halal (al-tayyibaat) atau salah satu dari hal-hal yang jahat dan melanggar hukum?
Kedua: itu diriwayatkan bahwa Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) mengatakan: �Allah melarang kamu berghibah, terlalu banyak bertanya dan membuang-buang uang.� Dan Allah melarang pemborosan boros secara jelas:
�Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) mesjid[534], Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan[535]. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan,� (al-A�raaf 7:31).
�Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian,� (al-Furqaan 25:67).
Seluruh dunia kini tahu bahwa uang yang dihabiskan untuk merokok dianggap sebagai uang yang terbuang, tidak ada manfaat yang diperoleh; dan dihabiskan untuk sesuatu yang berbahaya. Jika uang yang dihabiskan untuk merokok di seluruh dunia itu dikumpulkan, maka bisa menyelamatkan seluruh populasi yang telah meninggal karena kelaparan. Apakah ada orang yang lebih bodoh bahwa orang yang memegang uang dolar untuk itu? Apa perbedaan antara dia dan orang yang merokok? Memang, perokok lebih bodoh, karena kebodohan orang yang membakar uang berakhir di sana, sementara orang yang merokok membakar uang dan juga merugikan tubuhnya.
Ketiga: berapa banyak bencana telah disebabkan oleh merokok, karena puntung rokok yang dibuang dan menyebabkan kebakaran. Bencana lainnya terjadi juga, seperti ketika sebuah rumah terbakar dengan penghuni di dalamnya, saat seorang pria menyalakan rokoknya ketika ada kebocoran gas.
Keempat: berapa banyak orang yang tersinggung oleh bau perokok. Bahkan ketika shalat berjamaah di masjid, kita bisa mencium bau rokok dari seorang perokok yang sama-sama shalat di samping kita. Sungguh menakjubkan betapa banyak wanita bisa tahan terhadap bau mulut suami mereka yang perokok. Bahkan Nabi sudah melarang orang-orang yang habis makan bawang putih mendatangi masjid sebelum membersihkan mulutnya. Ini dikarenakan mereka akan menyinggung perasaan sesama jamaah dengan bau mulut mereka. Bau bawang dan bawang putih lebih mudah diterima daripada bau perokok dan mulutnya.
Ini adalah beberapa alasan mengapa merokok hukumnya haram. Allahu alam
Silakan Baca Artikel Ini !! Berdoa di Medsos, Bolehkah? | Dakwah Media Islam
Dakwah Media Islam - TANYA: Assalamu�alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. Ustadz, ana mau tanya mengenai hukum berdoa di media sosial (facebook, twitter, status BBM, display picture BBM, photo di facebook/twitter dan semisalnya) contoh ketika turun hujan, atau ketika masalah-masalah menimpa, atau bahkan bersyukur ketika mendapat suatu anugrah dan lain sebagainya.
Apakah ada batasan misal untuk pembelajaran diperbolehkan? atau batasan lainnya? karena ana melihat beberapa syaikh-syaikh (meskipun tidak serta merta menjadi pembenaran) yang berdoa di status twitter dsb.
Mohon jawabannya ustadz. baarakallahu fiikum.
JAWAB: Wa alaikumus salam Warahmatullahi Wabarakatuh. Disitat dari Konsultasi Syariah, secara umum tidak masalah berdoa di sosial media atau di tempat umum atau berdoa dengan suara yang di dengar orang lain. Dalil masalah ini cukup banyak, diantaranya doa yang dibaca Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam, ketika khutbah jumat karena permintaan orang badui agar beliau memohon kepada Allah untuk segera menurunkan hujan. Termasuk doa-doa yang dibaca oleh khatib ketika khutbah jumat. Dan kita tahu, doa itu dibaca di tempat umum, di hadapan banyak masyarakat.
Hanya saja, untuk beberapa kasus tertentu terkait doa di sosial media, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan,
Pertama, membuat status berisi doa di sosmed dalam rangka mengajarkan doa yang shahih kepada orang lain. Misalnya memposting doa yang benar ketika hendak tidur, atau bangun tidur atau dzikir pagi � petang, atau doa selama hujan, dst.
InsyaaAllah kegiatan semacam ini termasuk amal sholeh. Mendakwahkan kebaikan kepada rekan-rekan di sosial media untuk melakukan amalan sunah. Karena itu, perlu kita pastikan, doa yang anda sebarkan, telah terjamin keshahihannya.
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam menjanjikan bahwa orang yang memotivasi orang lain untuk berbuat baik, dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengikuti ajakannya. Dalam hadis dari Abu Mas�ud Al-Anshari radhiyallahu �anhu, Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda,
???? ????? ????? ?????? ?????? ?????? ?????? ?????????
Siapa yang menunjukkan kebaikan, dia akan mendapatkan pahala seperti pahala pelakunya (orang yang mengikutinya). (HR. Muslim 1893).
Kedua, doa yang sifatnya pribadi
Doa yang tidak selayaknya didengar orang lain, yang merupakan bagian dari privasi seseorang, tidak selayaknya disebarkan di sosmed. Seperti doa yang isinya penyesalan atas perbuatan maksiat dengan menyebutkan bentuk maksiat yang dilakukan. Atau doa yang isinya keluhan masalah pribadi, yang tidak selayaknya diketahui orang lain.
Karena kita diajarkan untuk selalu menjaga kehormatan, dan tidak membeberkan aib pribadi.
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam menasehatkan,
????? ???????? ???????? ?????? ??????????????? ??????? ???? ????????????? ???? ???????? ????????? ??????????? ???????? ????? ???????? ?????? ???????? ??????? ????????? ?????????: ??? ???????? ???????? ??????????? ????? ???????? ?????? ????? ?????????? ???????? ?????????? ???????? ?????? ??????? ??????
Setiap umatku dimaafkan (kesalahannya) kecuali orang-orang melakukan mujaharah (terang-terangan bermaksiat), dan termasuk sikap mujaharah adalah seseorang melakukan sebuah perbuatan dosa di malam hari, kemudian pagi harinya dia membuka rahasianya dan mengatakan, �Wahai fulan, tadi malam aku melakukan seperti ini, seperti ini�, padahal Allah telah menutupi dosanya. Di malam hari, Allah tutupi dosanya, namun di pagi hari, dia singkap tabir Allah pada dirinya. (HR. Bukhari 6069).
Syariat juga mengajarkan agar kita tidak menjadi hamba yang mudah mengeluh kepada orang lain. karena sikap semacam ini menunjukkan kurangnya tawakkal. Allah mencontohkan sikap para nabi, yang mereka hanya mengeluhkan masalahnya kepada Allah. Nabi Ya�kub, ketika mendapatkan ujian kesedian yang mendalam, beliau mengatakan,
????? ???????? ??????? ?????? ????????? ????? ???????
�Ya�qub menjawab: �Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku..� (QS. Yusuf: 86). Wallahu a�lam
Apakah ada batasan misal untuk pembelajaran diperbolehkan? atau batasan lainnya? karena ana melihat beberapa syaikh-syaikh (meskipun tidak serta merta menjadi pembenaran) yang berdoa di status twitter dsb.
Mohon jawabannya ustadz. baarakallahu fiikum.
JAWAB: Wa alaikumus salam Warahmatullahi Wabarakatuh. Disitat dari Konsultasi Syariah, secara umum tidak masalah berdoa di sosial media atau di tempat umum atau berdoa dengan suara yang di dengar orang lain. Dalil masalah ini cukup banyak, diantaranya doa yang dibaca Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam, ketika khutbah jumat karena permintaan orang badui agar beliau memohon kepada Allah untuk segera menurunkan hujan. Termasuk doa-doa yang dibaca oleh khatib ketika khutbah jumat. Dan kita tahu, doa itu dibaca di tempat umum, di hadapan banyak masyarakat.
Hanya saja, untuk beberapa kasus tertentu terkait doa di sosial media, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan,
Pertama, membuat status berisi doa di sosmed dalam rangka mengajarkan doa yang shahih kepada orang lain. Misalnya memposting doa yang benar ketika hendak tidur, atau bangun tidur atau dzikir pagi � petang, atau doa selama hujan, dst.
InsyaaAllah kegiatan semacam ini termasuk amal sholeh. Mendakwahkan kebaikan kepada rekan-rekan di sosial media untuk melakukan amalan sunah. Karena itu, perlu kita pastikan, doa yang anda sebarkan, telah terjamin keshahihannya.
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam menjanjikan bahwa orang yang memotivasi orang lain untuk berbuat baik, dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengikuti ajakannya. Dalam hadis dari Abu Mas�ud Al-Anshari radhiyallahu �anhu, Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda,
???? ????? ????? ?????? ?????? ?????? ?????? ?????????
Siapa yang menunjukkan kebaikan, dia akan mendapatkan pahala seperti pahala pelakunya (orang yang mengikutinya). (HR. Muslim 1893).
Kedua, doa yang sifatnya pribadi
Doa yang tidak selayaknya didengar orang lain, yang merupakan bagian dari privasi seseorang, tidak selayaknya disebarkan di sosmed. Seperti doa yang isinya penyesalan atas perbuatan maksiat dengan menyebutkan bentuk maksiat yang dilakukan. Atau doa yang isinya keluhan masalah pribadi, yang tidak selayaknya diketahui orang lain.
Karena kita diajarkan untuk selalu menjaga kehormatan, dan tidak membeberkan aib pribadi.
Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam menasehatkan,
????? ???????? ???????? ?????? ??????????????? ??????? ???? ????????????? ???? ???????? ????????? ??????????? ???????? ????? ???????? ?????? ???????? ??????? ????????? ?????????: ??? ???????? ???????? ??????????? ????? ???????? ?????? ????? ?????????? ???????? ?????????? ???????? ?????? ??????? ??????
Setiap umatku dimaafkan (kesalahannya) kecuali orang-orang melakukan mujaharah (terang-terangan bermaksiat), dan termasuk sikap mujaharah adalah seseorang melakukan sebuah perbuatan dosa di malam hari, kemudian pagi harinya dia membuka rahasianya dan mengatakan, �Wahai fulan, tadi malam aku melakukan seperti ini, seperti ini�, padahal Allah telah menutupi dosanya. Di malam hari, Allah tutupi dosanya, namun di pagi hari, dia singkap tabir Allah pada dirinya. (HR. Bukhari 6069).
Syariat juga mengajarkan agar kita tidak menjadi hamba yang mudah mengeluh kepada orang lain. karena sikap semacam ini menunjukkan kurangnya tawakkal. Allah mencontohkan sikap para nabi, yang mereka hanya mengeluhkan masalahnya kepada Allah. Nabi Ya�kub, ketika mendapatkan ujian kesedian yang mendalam, beliau mengatakan,
????? ???????? ??????? ?????? ????????? ????? ???????
�Ya�qub menjawab: �Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku..� (QS. Yusuf: 86). Wallahu a�lam
Mengapa Allah Mengabulkan Doa Orang yang Kesusahan dan Membutuhkan Inilah JAWABANYA !! | Dakwah Media Islam
Dakwah media islam - MALIK bin Dinar RA bercerita, bahwa ketika ia hendak pergi menunaikan ibadah haji, ia melihat seekor burung yang membawa sepotong roti di paruhnya.
�Demi Allah, saya akan memperhatikan burung itu dengan sepotong roti pada paruhnya,� ujar Malik bin Dinar RA dengan takjub.
Malik bin Dinar RA lantas bergegas mengikuti burung tersebut, ia melihat burung tersebut menghampiri seorang kakek yang terikat. Lalu burung itu menyuapi kakek tersebut dengan sepotong roti yang dibawanya.
Setelah itu, tiba-tiba burung tersebut pergi. Dan tak lama burung tersebut kembali dengan membawa air menggunakan paruhnya dan menuangkannya ke mulut kakek tersebut.
Malik bin Dinar RA mendekati sang kakek dan bertanya.
�Hai orang tua, apa yang terjadi padamu?� tanya Malik bin Dinar RA di samping sang kakek.
�Seluruh harta saya dirampas oleh perampok. Kemudian saya diikat di sini sudah lima hari dalam keadaan haus dan lapar. Tetapi, saya sabar dengan cobaan ini seraya berdoa, �Ya Allah yang selalu mengabulkan doa orang yang sedang kesusahan, saya sedang kesusahan ya Allah, kasihilah saya.� Maka Allah pun mengutus burung ini.� Jawab sang kakek dengan suara lirih.
Setelah itu, Malik bin Dinar RA membukakan ikatan kakek itu dan mereka berjalan bersama untuk menunaikan ibadah haji.
�Demi Allah, saya akan memperhatikan burung itu dengan sepotong roti pada paruhnya,� ujar Malik bin Dinar RA dengan takjub.
Malik bin Dinar RA lantas bergegas mengikuti burung tersebut, ia melihat burung tersebut menghampiri seorang kakek yang terikat. Lalu burung itu menyuapi kakek tersebut dengan sepotong roti yang dibawanya.
Setelah itu, tiba-tiba burung tersebut pergi. Dan tak lama burung tersebut kembali dengan membawa air menggunakan paruhnya dan menuangkannya ke mulut kakek tersebut.
Malik bin Dinar RA mendekati sang kakek dan bertanya.
�Hai orang tua, apa yang terjadi padamu?� tanya Malik bin Dinar RA di samping sang kakek.
�Seluruh harta saya dirampas oleh perampok. Kemudian saya diikat di sini sudah lima hari dalam keadaan haus dan lapar. Tetapi, saya sabar dengan cobaan ini seraya berdoa, �Ya Allah yang selalu mengabulkan doa orang yang sedang kesusahan, saya sedang kesusahan ya Allah, kasihilah saya.� Maka Allah pun mengutus burung ini.� Jawab sang kakek dengan suara lirih.
Setelah itu, Malik bin Dinar RA membukakan ikatan kakek itu dan mereka berjalan bersama untuk menunaikan ibadah haji.
Sebelum Terlambat (( Tolong Sebarkan Jangan Terhenti Di Tangan Anda ))..!! Jauhi Mengunakan Sarung Tangan Jenis Melek4t Ke Setang Kendaraan Anda Berb4h4y4 � Berikut Alasan Nya Semoga Bermanfaat..!!
Dakwah media islam - Untuk pengendara motor, sarung tangan telah jadi kebutuhan waktu berkendara, umumnya digunakan buat perlindungan kulit dari sengatan sinar matahari.
Namun belakangan ini berkembang sarung tangan yang jenisnya selekasnya melek4t pada setang motor.
Umumnya sarung tangan jenis ini digunakan oleh pengendara wanita yg tidak mau repot, jika dilihat sekilas jenisnya seperti sarung tangan untuk memasak.
Butuh di ketahui jenis sarung tangan seperti ini demikian tidak dianjurkan serta mempunyai resiko.
Manfaat dari sarung tangan bukan hanya buat perlindungan kulit dari panas matahari namun juga pelindung waktu jalan kesempatan di jalan.
I Gusti Agung Budi Dharma, instruktur safety riding dari Astra Motor Mataram, mengatakakan bila jenis sarung tangan yang melek4t selekasnya di setang demikian tidak dianjurkan karena
tak cocok faedahnya.
� Jenis sarung tanganya itu melek4t di setang, tidaklah seperti sarung tangan umum yang digunakan di telapak tangan.
Apabila buat perlindungan panas matahari mungkin saja saja bisa, namun apabila dari tabr4kan atau j4tuh jadi jadi jadi memperburuk keadaan, � ucap Budi ditulis dari Situs Otomani4.
Dengan jenis yang melek4t disetang, automatis sarung tangan ini tidak �eksibel buat perlindungan tangan waktu jalan musibah.
Mesti di ketahui, tangan yakni segi tubuh yang bisa merespon pertama waktu jalan kecel4kaan waktu berkendara motor.
Contoh waktu terjatuh, dengan posisi tangan yang masuk dalam dan mengengam grip, jadi akan menghambat re�3k waktu jalan musibah.
� Sarung itu mengik4t pada setang, jadi tangan cukup dimasukan saja waktu berkendara.
Ini berb4h4ya waktu jalan k3celak4an karena ruang gerak tangan yg tidak dapat l3lu4sa, bahkan juga jadi buat lebih c3laka karena otomatis tangan meny4ngkut pada setang motor yang kurangi serta menghambat re�3k tangan bekerja, � ucap Budi.
Namun belakangan ini berkembang sarung tangan yang jenisnya selekasnya melek4t pada setang motor.
Umumnya sarung tangan jenis ini digunakan oleh pengendara wanita yg tidak mau repot, jika dilihat sekilas jenisnya seperti sarung tangan untuk memasak.
Butuh di ketahui jenis sarung tangan seperti ini demikian tidak dianjurkan serta mempunyai resiko.
Manfaat dari sarung tangan bukan hanya buat perlindungan kulit dari panas matahari namun juga pelindung waktu jalan kesempatan di jalan.
I Gusti Agung Budi Dharma, instruktur safety riding dari Astra Motor Mataram, mengatakakan bila jenis sarung tangan yang melek4t selekasnya di setang demikian tidak dianjurkan karena
tak cocok faedahnya.
� Jenis sarung tanganya itu melek4t di setang, tidaklah seperti sarung tangan umum yang digunakan di telapak tangan.
Apabila buat perlindungan panas matahari mungkin saja saja bisa, namun apabila dari tabr4kan atau j4tuh jadi jadi jadi memperburuk keadaan, � ucap Budi ditulis dari Situs Otomani4.
Dengan jenis yang melek4t disetang, automatis sarung tangan ini tidak �eksibel buat perlindungan tangan waktu jalan musibah.
Mesti di ketahui, tangan yakni segi tubuh yang bisa merespon pertama waktu jalan kecel4kaan waktu berkendara motor.
Contoh waktu terjatuh, dengan posisi tangan yang masuk dalam dan mengengam grip, jadi akan menghambat re�3k waktu jalan musibah.
� Sarung itu mengik4t pada setang, jadi tangan cukup dimasukan saja waktu berkendara.
Ini berb4h4ya waktu jalan k3celak4an karena ruang gerak tangan yg tidak dapat l3lu4sa, bahkan juga jadi buat lebih c3laka karena otomatis tangan meny4ngkut pada setang motor yang kurangi serta menghambat re�3k tangan bekerja, � ucap Budi.
Langganan:
Postingan (Atom)






